Langsung ke konten utama

DISC Test

DISC
William Moulton Marston: Seorang pengacara, psikolog, Pencipta polygraph sebuah alat pendeteksi kebohongan, dan pencipta model DISC untuk membedakan kondisi emosi orang-orang normal, Penulis Buku –buku pengembangan diri , Dan penulis komik terkenal.
Dominance - InfluenceSteadiness - Compliance

William Moulton Marston Ph.D. (1893 - 1947)

I. SEJARAH
Penggunaan alat-alat tes psikologi di lingkungan industri atau organisasi memegang peranan yang penting. Hampir dalam setiap keigatan rekrutment dan seleksi, Tes Psikologi memegang peranan yang sangat penting. Peranan Ilmu Psikologi di lingkungan industri dan organisasi, sebenarnya sudah dimulai sejak satu abad yang lalu ketika Terman (1917) diminta untuk melakukan pes psikologi pada saat penerimaan atau seleksi pegawai negeri di provinsi Caalifornia. Keberhasilan yang diraih oleh Terman dan rekannya ini kemudian dilanjutkan ketika Amerika Serikat terlibat pada perang dunia kedua. Pemerintah Amerika Serikat waktu itu meminta bantuan para ahli Psikologi untuk melakukan rekrutment dan seleksi pada masyarakat Amerika Serikat yang dapat berfungsi secara efektif untuk bergabung menjadi pasukan tentara Amerika Serikat pada perang dunia kedua. Dalam proses seleksi ini, para ahli psikologi menggunakan Jenis tes Psikologi yang dikenal dengan nama Tes Army Alpha. Dalam pelaksanaanya, Tes ini kemudian di administrasikan kepada 1.700.000 penduduk Amerika.
Setelah tahun 1950, Keberhasilan tes ini kemudian dikembangkan. Tidak hanya dilingkungan Pemerintahan dan Militer. Berkat dukungan American Psychology Association, beberapa tes psikologi kemudian dikembangkan dengan melakukan setting ulang validitas tes (setting validity standard for assessment) sehingga tes ini dapat digunkana di lingkungan masyarakat sipil baik untuk keperluan klinis, Industri dan Organisasi maupun untuk pertumbuhan pribadi. Saat ini ampir semua Perusahaan menggunakan tes Psikologi sebagai alat seleksi dan rekrutmen selain interview dan tes keaslian. Kepercayaan terhadap hasil tes sebagai alat seleksi dan rekrutment bagai gayung bersambut. Para ahli psikologi dari tahun ketahun berlomba melakukan berbagai penelitian untuk menciptakan alat ukur psikologis atau Tes Psikologi yang baik. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya jumlah alat tes yang dapat kita temukan saat ini dengan berbagai tujuan pengukuran seperti Tes Inteligensi dan Tes kepribadian serta administrasi yang beragam pula mulai dari Paper and Pencils hingga penggunaan teknologi seperti Internet atau komputer.Keinginan untuk mendapatkan orang yang tepat untuk menempeti posisi yang tersedia ”The Righ Man On The Righ Place” membuat para praktisi tidak bisa lepas dari alat tes psikologi ketika melakukan rekruitment dan seleksi. Fenomena ini membuat tes psikologi mendapat famour yang sangat baik di hati para Rekruitmen. Namun sisi negatifnya adalah, frekuensi yang sangat sering digunakan membuat tes ini kehilangan reliabilitasnya. Hasil Penelitian Muryantinah Handayani yang ditulis dalam artikel” Penyusunan Alat Ukur Inteligensi (Ist-Versi LP3TUNAIR)”, tingkat pengawasan terhadap kerahasiaan pada alat tes tersebut sangat sulit dilakukan. Kondisi seperti ini tampaknya menjadi sebuah tantangan bagi para praktisi SDM untuk membuka mata serta selalu jeli terhadap reliabilitas alat tes sebelum digunakan agar tujuan mencari orang yang tepat sebuau dengan kebutuhan perusahaan dapat dicapai.

www.discprofile.com, telah mengklaim bahwa Tes DISC adalah............lanjut

Komentar

Vira mengatakan…
Hallo boleh ga aku minta materi lengkapnya? untuk bahan tugas presentasi aku. aku udah cari yg lain tapi ga ada yg selengkap ini. thankyou

Postingan populer dari blog ini

Student Guide To Psychology

  STUDENT GUIDE TO PSYCHOLOGY Introduction P sychology, that “nasty little subject,” as William James called it, embraces the full range of actions and events which appear to depend, at least in part, on perceptions, thoughts, feelings, motives, and desires. These very processes, however, also seem to depend, at least in part, on internal biological states as well as external social influences. To complicate matters even further, influences can be “social” only insofar as they are perceived or thought of as such, and can only be “influences” to the extent that they converge on motives, feelings, and desires. These considerations, in turn, reflect or are in some way conditioned by larger cultural and historical influences. In all, then, what James ironically described as a “nasty little subject” is in fact a complex and overarching set of problems and perspectives arising from the abiding project of self-knowledge. That project, of course, is not owned by any discipline or soci...

Personality Psychology

The study of personality requires an unusual feat of mental vision. Those of us who work in this field must focus narrowly on one or more specialized research topics, while simultaneously maintaining a wide-angle view of personality in a broader sense. The day-to-day demands of doing research can make it hard to preserve the broader focus, especially when immediate research projects are progressing well. The aim of this Handbook is to assist researchers, practitioners and students to regard the larger picture of personality research. Recent years have seen a resurgence of interest in personality, directed along lines of research that sometimes converge and sometimes seemto diverge. Ourmotivation in compiling this Handbook was to provide a general overview of the many areas of study that together define this branch of psychological science – that many of us consider to be becoming increasingly relevant and important in psychology more generally. The contributors to this Handbook rose...